Komite Olahraga Nasional Indonesia Kabupaten Asahan



Asahan Komit Sukseskan PON 2024


Ketua KONI Asahan saat menyampaikan Laporan Kegiatan KONI Asahan 2020

KISARAN (Waspada): Rapat Anggota KONI 2021 Asahan menghasilkan keputusan untuk meningkatkan prestasi olahraga walaupun di tengah pandemi Covid-19 dalam membangun komitmen mendukung menyukseskan PON 2024 Aceh-Sumut.

Wakil Ketua KONI Asahan, Johan Nasution yang juga pendamping Komisi I Rapat Anggota KONI Asahan di Hotel Marina, Sabtu (29/5), menjelaskan secara umum hasil evaluasi kinerja pada 2020 memang Asahan minim event olahraga karena situasi pandemi.

Namun demikian, KONI Asahan bersama pengurus cabang olahraga tetap melakukan monitoring dan pengawasan dalam pembinaan atlet. “Hal ini kita lakukan agar prestasi atlet Asahan tidak menurun sekaligus memaksimalkan kinerja Korcam,” ujar Johan.

Sedangkan untuk program kerja ke depan, lanjut Johan, pihaknya mempersiapkan atlet dalam menghadapi Porwil 2022, sejalan dengan persiapan menghadapi PON 2024 Aceh-Sumut.

“Kita telah membangun komitmen dengan pengurus cabang olahraga untuk terus meningkatkan pembinaan atlet agar bisa lolos ke Porwil dan Porprovsu, untuk selanjutnya menyumbangkan atlet sebanyak-banyaknya bagi Sumut untuk tampil di PON 2024,” jelas Johan.

Wakil Ketua II KONI Sumut, Sakiruddin SE MM, menyambut baik pelaksanaan Rapat Anggota KONI Asahan karena merupakan salah satu amanah AD/ART sekaligus membantu pemerintah, khususnya di bidang olahraga.

“Kami berharap setiap Pengkab olahraga di Asahan memiliki klub-klub sebagai lumbung atlet. Karena saat ini olahraga bukan lagi hobi tetapi sudah industri yang dapat mengubah hidup menjadi lebih baik. Olahraga juga bisa mengentaskan kemiskinan,” kata Sakiruddin.

Saat ini, lanjut Sakiruddin, KONI Sumut butuh banyak atlet binaan untuk proyeksi PON 2024. “Mari kita bangun dari tidur menuju Sumut berprestasi, tidak ada alasan pandemi menjadi keterbatasan berolahraga,” jelas Sakiruddin.

Rapat Anggota KONI Asahan diikuti perwakilan dari 35 cabang olahraga dengan total peserta 140 orang. Kegiatan menerapkan protokol kesehatan ketat, di mana semua peserta wajib rapid tes antigen. Hasil laporan tim medis, semua peserta negatif Covid-19. (a02/a19/a20/C)