Komite Olahraga Nasional Indonesia Kabupaten Asahan



Hasil Prorprovsu,


-

KISARAN (Waspada): Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang, menuturkan bahwa bangga dengan hasil Porprovsu, karena semu atlet yang ikut dalam laga adalah atlet lokal dan didikan daerah.

"Kalau untuk hasil sedikit kecewa, karena Asahan turun peringkat, menjadi urutan enam. Namun untuk kualitas saya sangat bangga, karena atlet putra daerah yang diturunkan ke Porprovsu berhasil menang," jelas Taufan (foto), saat berbincang dengan Waspada, Kamis (20/11).


Oleh sebab itu Taufan meminta agar prestasi ini terus ditingkatkan, terutama dalam meningkat mutu atlet, dan menghindarkan menggunakan atlet luar untuk membela nama Asahan.


"Walaupun kita urutan ke seratus, dalam Porprovsu, saya akan tetap bangga. Tapi dengan catatan kita menggunakan atlet putra daerah, bukan atlet impor," kata Taufan.


Taufan juga mengucapkan terima kasih kepada KONI Asahan, serta pengurus Cabor untuk terus bekerja keras. Namun tentunya evaluasi terhadap hasil Porprovsu tetap dilakukan, sehingga pembinaan atlet bisa terus berjalan dengan baik.


Tidak hanya itu, lanjut Taufan, Pemkab Asahan akan terus berupaya dalam pembangunan fasilitas olahraga di Asahan. Dan rencananya, kawasan Stadion Mutiara, akan menjadi pusat pelatihan bagi atlet. Sehingga wilayah itu bisa digunakan dengan baik dan tidak digunakan untuk perbuatan negatif bagi kalangan remaja, dan orang yang tidak bertanggung jawab.


" Secara bertahap, kita akan bangun sarana prasarananya, sehingga pusat pelatihan bagi atlet akan di pusatkan di Stadion Mutiara," jelas Taufan.


Sebelumnya, Ketua KONI Asahan Nurkarim Nehe menuturkan meminta maaf, karena Porprovsu 2014, Asahan berhasil urutan enam dengan delapan medalai emas (Pencaksilat/2, Tinju/1, Karate/1, Binaraga/1, Atletik/3) dan empat medali perak (Bulutangkis/1, Tinju/1, Tenis meja/1, Binaraga/1) dan 20 medali perunggu (Bulutangkis/1, Tinju/2, voli/1, Karate/6, Atletik/4, Tenis meja/1, Pencak silat/5). Sedangkan target berdasarakan Rakerda KONI 2013, dari 11 cabor yang ikut laga menargertkan 16 emas, 16 perak dan 19 perunggu. Namun pada Porprovsu hanya ikut 10 cabor, (gulat tersingkir).


"Realisasi target medali emas hanya limapuluh persen, medali perak 25 persen, hanya medali perunggu yang direalisasi 100 persen. Saya mohon maaf kepada masyarakat Kabupaten Asahan,"tutur Nehe.