KONI (Asahan): 12 atlet Wushu Indonesia (WI) Kab Asahan akan ikut berlaga di Kejurda di Medan, sehingga diharapkan atlet bisa menjunjung suportifitas dan berdisiplin tinggi saat bertarung.
Kapolres Asahan AKP Yulmar Try Himawan, mengatakan hal itu saat menerima pengurus Wushu Kab Asahan dan para atlet berkunjung, Selasa (5/5). Menurut Yulmar, juara itu bukan yang utama, melainkan suportifitas dan semangat serta pantang menyerah dengan mau belajar adalah bagian terpenting.
"Setiap laga pasti ada kalah dan menang, namun yang terpenting adalah fair play," ungkap kata Yulmar.
Yulmar juga berharap atlet Wushu Asahan nantinya dalam bertarung di Kejurda dapat memberikan kemampuan yang maksimal. "Main saja secara maksimal. Buat pertandingan sebagai menempah diri dan keberani dalam bertarung,” ujar Yulmar sembari menyatakan siap medukung perekembangan wushu di Asahan.
Sedangkan Ketua Umum Pengkap Wushu Indonesia Asahan Hendrik Barak, menuturkan kunjungan pengurus dan atlet merupakan Silaturahmi dan sekaligus memperkenalkan atlet wushu yang akan bertarung di kejurda Sumut.
“Dengan motivasi yang diberikan Pak Kapolres, semoga semangat para atlet menjadi meningkat dan semangat tanding semakin kuat,” kata Hendrik.
Hendrik yang didampingi pengurus WI Asahan, Hotnar nainggolan lumban nahor (Pelatih), Ledy po, Ngadibon, Joe Soi Ying, Indra Sikoembang, Jonson dan beberapa pengurus lainnya menjelaskan bahwa atlet Asahan akan berjuang semaksimal mungkin dalam meraih pratasi. Kejurda ini akan berlangsung 6-9 Mei, di Gos Samudera, Jalan Masjid, Medan.