KONI ASAHAN - Adinda Pratiwi Siswi SMA N 2 Kisaran Peraih 2 Medali
Adinda Pratiwi Siswi SMA N 2 Kisaran Peraih 2 Medali
Tatapan mata gadis berkerudung hitam itu terlihat menatap kosong ke hamparan lapangan hijau pada lintasan atletik di stadion Universitas Negeri Medan (Unimed). Mengenakan training hitam dan berjaket kontingen ia terlalu santai saat disapa kisaran.online di bibir tangga stadion.
Gadis berkerudung itu Adinda Pratiwi. Sekitar empat puluh lima menit yang lalu dia baru saja membukukan namanya dipapan skor. Juri atletik mencatat siswi yang kini masih duduk di kelas XI SMA Negeri 2 Kisaran itu peraih medali emas pada nomor lari 100 meter puteri.
Emas di lari 100 meter puteri ini merupakan mendali kedua yang didapatnya hari ini. Sebab pagi tadi dihari yang sama anak pertama dari tiga bersaudara ini juga sudah menyumbang tambahan medali bagi kontingen Asahan dengan raihan perak di lompat jauh puteri.
“Gak nyangka bang. Alhamdulillah ini berkat dukungan dan doa orang tua serta pelatih Pak Khairul Daulay dan Henri Tambunan,” kata Adinda membuka cerita usai menyudahi perjuangannya di Porprovsu 2019, Rabu (26/6/2019) sore.
Ini debut perdananya di Porprovsu 2019. Pada Porwilsu 2018 lalu di Labuhanbatu, raihan prestasi Adinda hanya finish pada posisi ke dua untuk lompat jauh puteri dan estafet 4X100 meter.
Dinomor lompat jauh puteri, PASI Asahan justru sebenarnya mengunggulkan Anila Nababan atlit yang lebih senior dibanding Adinda Pratiwi. Keduanya sukses meraih medali. Anila Nababan perunggu, sementara Adinda meraih perak.
“Kalau ikut lomba lari di sekolah sekolah itu dari SD. Terus berlanjut SMP di 02SN juara terus sampai terakhir ikut kejuaraan atletik Piala Gubernur juga dapat juara,” akunya.
Wanita keliran 26 Agustus 2003 yang usianya baru beranjak 15 tahun ini sebenarnya tak menyangka perjalanan karir atletiknya bisa sejauh ini. Sedari kecil cita cita Adinda menjadi guru. Naik podium peraih emas di Porprovsu berpeluang membuat dia masuk Pelatda Sumut guna bersaing mendapat tempat di PON Papua 2020 mendatang.
Dara hitam manis yang tinggal di Jalan Sawo Kelurahan Sentang Kecamatan Kisaran Timur ini juga mengaku sang ayah juga merupakan mantan atlit voly.
Sekarang, Adinda berharap dia bisa mengikuti jejak seniornya Agustina Mahardika Manik. Pelari wanita Asahan yang tampil di SEA Games dan kini mengikuti Pelatnas dan telah mondar mandir ikut turnamen atlitik dunia.
“Kalau bisa ya pengen ikut jejaknya kak Agustina. Bangga rasanya bisa berprestasi kayak dia (Agustina). Tapi saya juga gak akan meninggalkan pendidikan, karena itu yang utama. Sekolah dan olahraga harus seimbang,” ucapnya.
Sekretaris PASI Asahan, Taufik mengaku puas melihat penampilan dan raihan medali yang disumbang oleh Adinda bahkan diluar prediksi.
“Sejauh ini cukup membanggakan. Kedatangan Agustina ternyata bisa memompa semangat atlit muda dibawahnya untuk bisa berprestasi misalnya Adinda yang tak pernah diprediksi sebelumnya,”ucapnya.
Dikatakannya, PASI Asahan sangat mengapresiasi usaha keras atas perjuangan dari para atlitnya demi menaruh kebanggan masyarakat Kabupaten Asahan dikancah pesta olahraga tingkat Provinsi Sumatera Utara. (kis-02)
Adinda Pratiwi diapit ketua Harian KONI Asahan Haris ST, dan bendahara Widia Sastra. (kisaran Online)