Kisaran (KONI): Blade Racing Championship, Rizki A Rahman berhasil di posisi teratas di kategori Pemula dengan mengumpulkan 90 point, sedangkan untuk kategori Terbuka dipegang oleh Becky Nouswananda dengan mengantongi 126 poin. Dari tiga seri Blade Racing Championship 2014, Rizki dengan no start 4, asal Medan, Team Honda Kita–Kita NHK Bostar RT menduduki urutan pertama, dan membawa pulang sebuah sepeda motor, Sedangkan Becky yang berasal dari Palembang, dari team yang sama, selain mendapatkan hadiah sepeda motor, juga membawa pulang trophy Bupati Asahan Drs, H. Taufan Gama Simatupang MAP.
Sedangkan Blade Racing Championship seri III 2014, yang berlangsung di Sirkuit buatan terminal Madya Kisaran, yang melaga 11 kelas berlangsung ketat persaingan. Untuk Honda MP1 Terbuka (Bebek 4 Tak Tune Up 125 cc), urutan pertama diraih Toni Rahmawan (Medan/Honda Indako Racing Team). Di MP2 Terbuka (Bebebk 4 Tak tune Up 110 cc) di ururtan pertama pegang Deri Irfandi (Medan/Honda Indako Racing Team). Untuk MP3 Pemula Max 18 tahun (Bebek 4 Tak Tune Up 125 cc) di menangkan Andrian Aritonang (Medan/Honda Indako NHK FDR RSSFM T7R).
Sementara MP4 Pemula Max 18 Tahun (Bebek 4 Tak Tune Up 110 cc) juara pertama dipegang Aditya Nugraha (Padang/Honda Kita-Kita NHK Bostar RT). MP5 Pemula (Bebek 4 Tak Standar 125 cc) tuan rumah pegang posisi pertama Agus Gomblo (Asahan/Restu Ibu). Sama halny juga MP6 (Bebek 4 Tak Standar 110 cc) urutan satu diduduki Muhammad Yusuf (Kisaran/Hore-Hore Racing Team). Tapi di MP7 Terbuka (Skuter Matic Standar 125 cc) di menangkan Eko Ryanto (Medan/Tunggal Jaya Mandiri). di Honda Sport Standar 160 cc, diraih oleh Becky Nouswananda (Palembang/Honda Kita-Kita NHK Bostar RT.
Selanjutnya di MP6 New Blade Standar Terbuka, diduduki Zamed Pranata (Medan/Honda Brotherhood Tomat Merah). MP6 Pemula Lokal (Bebek 4 Tak Standar 110 cc) tuan rumah kembali bersinar di urutan pertama yang didapat Muhammad Yusuf (Kisaran/Hore-Hore Racing Team), dan terakhir MP7 Pemula Lokal (skuter Matic Standar 125 cc) di menangkan oleh M Dedek (Asahan/Tunggal Jaya Mandiri).
Di laga ini berlangsung cukup menegangkan, karena setiap racer masing-masing menunjukkan kemampuannya. Di seri III ini zero accident, dengan jumlah start mencapai 130.
"Alhamdulillah, walaupun Sirkuit buatan di Terminal Madia Kisaran, belum memadai, namun acara ini bisa sukses. Selamat kepada sang jaura. Dan yang belum bisa naik podium, jangan menyerah, terus semangat meningkatkan prestasi," jelas Ketua Umum KONI Asahan Nurkarin Nehe, saat menutup Blade Racing Champoinship Seri III. (Waspada)