KISARAN (Waspada): Pengkab Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Asahan tidak "muluk-muluk" dalam menargetkan atlet yang akan berlaga di Porwilsu Wilayah II di kab Tanah Karo 15-20 April, namun demikian Asahan optimis bisa menyumbangkan medali dan meloloskan atletnya di Porprovsu.
Ketua Pengkab PGSI Asahan Heru Setiawan, saat dihubungi Waspada saat latihan rutin di Aula SMK 2 Kisaran, Rabu (11/4) menuturkan dalam Cabor gulat menurunkan sembilan atlet, yaitu dengan pembagian tujuh atlet gaya bebas, Beno Kelas 86 Kg, Berton Siburian dan Gema Rabbani kelas 57 Kg , Suratman kelas 70 Kg, Khairul Sifa kelas 74 Kg, Pedro kelas 65 Kg, serta Nuriono kelas 61 Kg. Kemudian di kelas Grico diturunkan dua atlet yaitu Dedi A Wicaksono kelas 60 Kg, Sugiarto kelas 55 Kg.
"Kali ini kita dihadapkan dengan tuan rumah Tanah Karo. Ini akan jadi tantangan terberat karena Tanah Karo lumbung atlet gulat," jelas Heru.
Namun Demikian, Heru menyatakan tetap optimis bahwa atlet bisa meriah medali dan lolos Porprovsu.
"Kami tidak muluk-muluk, yang penting maksimal bertanding dan memberikan yang terbaik untuk lolos Porprovsu," jelas Heru.
Heru menuturkan untuk saat ini atlet gulat berlatih lebih serius, karena KONI Asahan telah membentuk Platkab Asahan Emas, sehingga kondisi dan perkembangan atlet dapat terpantau.
"Walaupun agak sulit, kita yakin bisa memberikan yang terbaik," jelas Heru.