KISARAN (Waspada): Haris ST secara aklamasi terpilih menjadi ketua KONI Asahan 2019-2023 secara aklamasi di Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) ke-4, Sabtu (21/12), di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan, untuk melanjutkan estapet pembangun prestasi Asahan untuk Indonesia.
Haris yang sebelumnya menjabat Ketua Harian KONI Asahan periode 2015-2019, maju mencalonkan diri dengan dukungan 28 Cabor dari 31 Cabor, . Musorkab berjalan dengan aman dan lancar, dan tidak ada yang diperdebatkan, sehingga Haris melenggang memimpin KONI Asahan.
"Saya mengucapkan terima kepada Porkopimda, Cabor, pengurus KONI Asahan, dan penggiat olahraga yang telah mendampingi saya dalam memimpin KONI Asahan selama dua periode (2011-2015 dan 2015-2019)," jelas Mantan Ketua KONI Asahan Nurkarim Nehe, dalam sambutannya.
Dia mengatakan kado istimewa di ujung masa jabatannya, kenaikan sekitar 30 persen total atlet Asahan yang masuk Kontingen Sumut ke PON 2020 Papua sebanyak 19 atlet, naik jumlahnya dari PON 2016 Jabar sebanyak 15 atlet. ditambah ha lagi atlet atletik asal Asahan Agustina Mardika Manik, berhasil membawa pulang perak No 1500 M dan perunggu 800 M di Sea Games 2019 Filipina.
"Ini merupakan kerja tim, dan semua pihak yang tidak pernah letih membina olahraga di Asahan," jelas Nehe.
Selain itu Nehe mengharapkan dalam pengurusan baru ini bisa lebih baik dalam sebelumnya, sehingga Asahan bisa terus menyumbangkan atlet untuk memperkuat Sumut dalam laga Nasional, sehingga bisa meningkatkan prestasi Asahan untuk Indonesia.
"Perjuangan kita masih panjang, oleh sebab itu mari rapatkan barisan untuk meningkatkan prestasi Asahan dan Sumut," jelas Nehe.
Sedangkan Ketua KONI Asahan terpili Haris ST, menuturkan akan berusaha semaksimal mungkin dalam membangun KONI Asahan, kan meneruskan estapet kepemimpinan Nurkarim Nehe, dengan memfokuskan dalam program peningkatan prestasi atlet Asahan untuk Indonesia.
"Sebelumnya Bung Nurkarim Nehe punya program Asahan jadi Bank Atlet Sumut, Alhamdulillah program itu bisa tercapai dengan baik. Dan sekarang kita punya program peningkatan atlet Asahan untuk Indonesia," jelas Harris.
Oleh sebab itu, Harus meminta kerja sama dengan para Cabor untuk mencapai program itu, dengan mengutamakan rasa kekeluargaan dan tanggungjawab, sehingga dalam pembinaan atlet kita punya rasa memiliki dan tanggung jawab untuk melaksanakannya dengan usaha optimal.
"Sebesar apapun masalah, bila kita kerja bersama pasti bisa kita selesaikan," jelas Harris.
Untuk sementara Harris didampingi Zainal Arifin Siagian dan Anda S Rambe sebagai tim formatur untuk membentuk kepengurusan KONI Asahan periode 2019-2023.