BEKASI, WOL – Tim sepakbola Sumatera Utara terancam pulang lebih awal setelah kembali menelan kekalahan pada pertandingan kedua Grup B PON XIX/2016 atas kalimantan Selatan (Kalsel) 0-2 di Stadion Patriot, Kota Bekasi, Jumat (16/19).
Hasil tersebut membuat peluang Sumut melaju ke babak delapan besar semakin menipis, walau masih ada harapan menjadi tim peringkat terbaik. Itupun dengan catatan di pertandingan terakhir melawan Sumatera Selatan, Minggu (18/19) besok, Sumut wajib menang.
Mengusung target poin penuh, anak-anak Sumut langsung bermain menekan pertahanan Kalsel. Fiwi Dwipan cs bahkan mampu menguasai permainan. Namun sejumlah peluang emas yang belum di dapat mampu dimanfaatkan dengan baik.
Kalsel yang tertekan justru mampu menguasai permainan membuat kejutan dengan mencetak gol di menit 30. Gelandang Kalsel berdarah Batak, Paulo Sitanggang menggiring bola dari sayap kiri dan mengirimkan umpan terukur yang disambut M Rafi untuk membobol gawang Sumut.
Tertinggal, Sumut kembali bermain menekan. Beberapa kali Gusti Sandria menciptakan peluang, tetapi striker Reza Fajlevi dan Fiwi Dwipan selalu tertinggal langkah dengan pemain bawah Kalsel.
Di babak kedua, pelatih Budi Sianturi menarik Rio Syahputra dan Riki Kurniadi untuk digantikan Muhammad Rifky dan Yusrizal Muzzaki. Strategi itu cukup membuat Sumut terus menguasai serangan. Namun gol balasan yang ditunggu-tunggu tak kunjung tercipta. Sebaliknya, Kalsel kembali sukses mencetak gol di menit 79 melalui Nazahrul Fahmi.
“Selamat kepada Kalsel yang memenangi laga ini. Walau kalah, kami masih punya peluang lolos fase grup, karena selain juara grup dan runner-up, masih ada jatah tiket delapan besar bagi tim tiga terbaik dan kami akan perjuangkan itu,” ujar Budi.
Pelatih Kalsel, Mundari Karya, mengaku bersyukur atas kemenangan kedua yang diraih timnya. “Alhamdulillah, kami bisa memenuhi target,” jelas Mundari. (wol/aa/wsp/data2)