KISARAN (ASAH): Rapat anggota KONI Asahan 2013 akan membahas program kerja serta sukses Porwilsu dan Proprovsu 2014 agar pembinaan atlet bisa lebih ditingkatkan. Hal itu diungkapkan Sekretaris Umum Efi Irwansyah Pane, saat memimpin rapat persiapan Rapat Anggota, di Kantor KONI Asahan yang dihadiri Pengurus Cabang Olahraga dan Koordinator Olahraga Kecamatan, Jumat (15/11).
Efi mengatakan, Rapat Anggota adalah agenda wajib tahunan, dan akan dilaksanakan di Prapat pada 29-30 November 2012 sesuai aspirasi Rapat Anggota tahun 2012. Oleh sebab itu diharapkan para peserta bisa lebih fokus dalam merumuskan program kerja 2014. “Terutama dalam pembinaan atlet dalam persiapan Porwilsu dan Proprovsu 2014, Asahan bertekad bisa tampil gemilang dan meraih kemenangan,” jelas Efi, didampingi Bendahara Widya Sastra SH , dan Wakilnya Dodi Riswanda Sitorus. Ketua OC Rapat Anggota KONI Asahan tahun 2013 Zainal Siagian,SP menjelaskan Rapat Anggota KONI Asahan tahun 2013 akan merumuskan “kontrak kerja” atau MOU antara Pengurus Cabang Olahraga dengan KONI Asahan/Koordinator Olahraga Kecamatan dalam menghadapi Porwilsu dan Porpropsu.“Selain merupakan agenda wajib tahunan, Rapat Anggota KONI Asahan dalam merumuskan program kerja tahun 2014 mengambil moment mencapai kesepakatan sukses Asahan di Porwilsu dan Porpropsu 2014,”cetus Zainal didampingi Sekretaris OC Sastrawana.SPd.
Tidak hanya itu, Efi juga berharap KONI Sumut bisa bertindak adil dalam menentukan penempatan kabupaten/ kota dengan dasar “empat besar Pordasu 2010” disebar pada empat wilayah pertandingan. “Sempat ada wacana yang mengemuka dalam rapat KONI Sumut beberapa bulan lalu bahwa Asahan berada di wilayah satu bersama Medan, ini hal yang tidak adil, sebab dalam Porwilsu tahun 2010 Asahan berada di wilayah III. Medan dan Sergai di wilayah satu. Nah, hasil Porpropsu (d/h Pordasu) 2010 menempatkan peringkat satu Medan, kedua Deliserdang, ketiga Sergai dan peringkat keempat Asahan. Artinya, ke empat kontingen ini harus disebar dalam empat wilayah Porwilsu 2014. Jika KONI Sumut konsisten, Asahan harus tetap di wilayah III, resikonya Sergai harus dikeluarkan dari wilayah satu beralih ke wilayah empat,”tandas Efi. Asahan peringkat keempat Pordasu 2010 menempati Wilayah III dalam babak penyisihan di Porwilsu 2010 bersama Tanjungbalai, Labuhanbatu, Pematang Siantar, Tapanuli Selatan, Batubara, Labura, Labusel, Humbang Hasudutan. Medan di wilayah I bersama Langkat, Sergai, Karo, Dairi, Pakpak Barat. Deliserdang di wilayah II bersama Binjai, Tebingtinggi, Simalungun, Tobasa, Samosir. Wilayah IV terdiri dari Padangsidempuan, Madina, Taput, Sibolga, Nias, Tapteng, Gunungsitoli, Nias Selatan, Nias Barat, Nias Utara, Paluta, Palas, Padang Lawas induk.Menurut Efi yang diamini pengurus cabor dan koordinator olahraga kecamatan, jika Koni Sumut ingin merubah pembagian wilayah dalam Porwilsu 2014 sebaiknya berpedoman dengan Porwilsu sebelumnya. “Namun jika ingin menyebarkan empat besar Pordasu 2010 ke empat wilayah sebaiknya Medan di wilayah I, Deliserdang di wilayah II, Sergai di wilayah III, Asahan di wilayah IV.
Kabupaten/kota lainnya diundi transparan untuk masuk ke wilayah mana,”ujar Efi memberi opsi.Opsi kedua, lanjut Efi, tetap mengacu kepada pembagian wilayah Porwilsu 2010, di mana Sergai satu wilayah dengan Medan. “Opsi ketiga kami tawarkan adalah formula baru untuk memberikan kesempatan kabupaten/kota lainnya berkembang di Porpropsu 2014, yakni Empat Besar Pordasu 2010 Medan, Deliserdang, Sergai, Asahan, kemudian Langkat,Binjai, Tebingtinggi, Batubara, Tanjungbalai kumpul di wilayah satu Porwilsu 2014. Selebihnya disusun berdasarkan kedekatan geograpi sebagaimana pembagian wilayah satu versi formula baru ini. Ini contoh keadilan. Asahan siap mendukung KONI Sumut,”tandas Efi.
Asahan peringkat keempat Pordasu 2010 menempati Wilayah III dalam babak penyisihan di Porwilsu 2010 bersama Tanjungbalai, Labuhanbatu, Pematang Siantar, Tapanuli Selatan, Batubara, Labura, Labusel, Humbang Hasudutan. Medan di wilayah I bersama Langkat, Sergai, Karo, Dairi, Pakpak Barat. Deliserdang di wilayah II bersama Binjai, Tebingtinggi, Simalungun, Tobasa, Samosir. Wilayah IV terdiri dari Padangsidempuan, Madina, Taput, Sibolga, Nias, Tapteng, Gunungsitoli, Nias Selatan, Nias Barat, Nias Utara, Paluta, Palas, Padang Lawas induk.
Menurut Efi yang diamini pengurus cabor dan koordinator olahraga kecamatan, jika Koni Sumut ingin merubah pembagian wilayah dalam Porwilsu 2014 sebaiknya berpedoman dengan Porwilsu sebelumnya. “Namun jika ingin menyebarkan empat besar Pordasu 2010 ke empat wilayah sebaiknya Medan di wilayah I, Deliserdang di wilayah II, Sergai di wilayah III, Asahan di wilayah IV. Kabupaten/kota lainnya diundi transparan untuk masuk ke wilayah mana,”ujar Efi memberi opsi.
Opsi kedua, lanjut Efi, tetap mengacu kepada pembagian wilayah Porwilsu 2010, di mana Sergai satu wilayah dengan Medan. “Opsi ketiga kami tawarkan adalah formula baru untuk memberikan kesempatan kabupaten/kota lainnya berkembang di Porpropsu 2014, yakni Empat Besar Pordasu 2010 Medan, Deliserdang, Sergai, Asahan, kemudian Langkat,Binjai, Tebingtinggi, Batubara, Tanjungbalai kumpul di wilayah satu Porwilsu 2014. Selebihnya disusun berdasarkan kedekatan geograpi sebagaimana pembagian wilayah satu versi formula baru ini. Ini contoh keadilan. Asahan siap mendukung KONI Sumut,”tandas Efi.