KONI ASAHAN - Pergatsi Asahan Gelar Coaching Clinic Teknik Dasar Kepada Atlet, Pelatih dan Wasit
Pergatsi Asahan Gelar Coaching Clinic Teknik Dasar Kepada Atlet, Pelatih dan Wasit
Asahan - Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (Pergatsi) Kabupaten Asahan, gelar Coaching Clinic Teknik Dasar Gateball untuk atlet, pelatih dan wasit, mengingat dalam waktu dekat akan dilakukan turnamen antar beberapa kabupaten dan Asahan akan menjadi tuan rumah.
Kegiatan ini diikuti empat klub Gateball, dari 100 atlet pelajar tingkat SD, SMP dan SMA ditambah dengan pelatih dan wasit. Coaching Clinic ini berlangsung dimulai pada tanggal 5-6 September 2025, dan diakhiri dengan mini kompetisi antar peserta.
Ketua Pergatsi Asahan Juhari, saat pembukaan Coaching Clinic menerangkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memantapkan para atlet dan pelatih dalam bisa memahami dengan baik, dengan tata cara dan aturan bermain. "Alhamdulillah, Kab Asahan sangat peduli dengan atlet yang berprestasi, dan hal itu ditunjukkan dalam waktu dekat ini akan disalurkan bonus atlet peraih medali di PON Sumut-Aceh," jelas Juhari.
Diharapkan dengan adanya Coaching Clinic bisa melahirkan atlet berprestasi dari Cabor ini, namun sebelumnya butuh kerja keras atlet dan pelatih. Dan untuk pemanasan akan dilakukan turnamen antar beberapa kabupaten, dan Asahan akan menjadi tuan rumah.
"Saya yakin, dengan usaha yang kuat, kita bisa melahirkan prestasi untuk Asahan," jelas Juhari.
Ketua Umum KONI Kabupaten Asahan Harris ST, berharap para atlet dan pelatih dalam kegiatan ini bisa mengikuti dengan baik kegiatan ini, sehingga bisa menambah daftar cabor berprestasi di Asahan.
"Saya berharap Pergatsi ini bisa menjadi cabor berprestasi, dan bisa mengharumkan nama Asahan, baik itu tingkat lokal, hingga nasional. Namun semua itu tidak terlepas dari usaha. Karena usaha tidak akan menghianati hasil.
Selanjutnya, Ketua Panitia Coaching Clinic Pergatsi Asahan Supriadi, menuturkan bahwa kegiatan ini diisi empat narasumber, yaitu Johan Nasution, Pelatih Fisik Nasional, dan Wakil Ketua Umum KONI Asahan, dengan materi Prinsip – Prinsip Latihan, kemudian Ketua Pergatsi Asahan Juhari materi Manajemen Latihan. Selanjutnya Pelatih PON ke-21 Andreas Lubis, Peraturan Permainan dan Peraturan Pertandingan, dan Jhonson Roy Hutapea, materi Strategi Pengembangan Olahraga GateBall.