Plt Gubsu HT.Erry Nuradi yang juga Ketua Umum Pengprop PTMSI (Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia) Sumatera Utara meminta dukungan semua pihak untuk memajukan olahraga di daerah ini.
Hal itu disampaikan dalam Dialog Olahraga "Satu Hati Sumut PATEN" yang diselenggarakan SIWO PWI Sumut di Hotel Dharma Deli,Medan, Sabtu tanggal 19 September 2015. Hadir Ketua Umum KONI Sumut H.Gus Irawan Pasaribu yang juga sebagai pembicara bersama Plt Gubsu HT Erry Nuradi,Ketua Harian KONI Sumut Jhon Ismadi Lubis, Waketum Prof Agung Sunarno,Sekum Chaerul Azmi, Sekretaris Disporasu Sakiruddin, Ketua Umum KONI Asahan Nurkarim Nehe dan Ketua KONI Medan dan Langkat,pengurus Pengprop Cabor, tokoh olahraga, kalangan DPRD Sumut,Ketua PWI Cabang Sumut M.Sahrir,Ketua SIWO PWI Sumut Hamonangan SR Panggabean.
HT Erry Nuradi mengungkapkan banyak sektor di Sumut tidak bisa didorong naik anggarannya termasuk olahraga, sehingga KONI Sumut diharapkan melakukan efisiensi terhadap penetapan olahraga unggulan yang padat medali.
"Kalau Sumut tidak ikut Pra PON/Porwil berarti menutup kesempatan ikut PON XIX di Jawa Barat, maka Sumut akan terhapus dari peta olahraga nasional,"tandas HT.Erry Nuradi.
Dikatakan, kalangan olahraga jangan menyerah dengan kondisi yang ada, semangat atau spirit untuk memajukan olahraga di Sumut harus jauh lebih tinggi daripada dana yang tersedia. "Inilah saatnya untuk kebangkitan olahraga daerah ini untuk menjadi Sumut PATEN,"tandasnya.
Ketua Umum KONI Sumut H.Gus Irawan Pasaribu yang juga ketua Partai Gerindra Sumut dan anggota Komisi XI DPR RI menyatakan sesuai amanah UU Olahraga Nasional nomor 3 tahun 2005, Propinsi Kaltim menetapkan 2,5 persen, dan Propinsi Sulsel 2 persen dari APBD-nya untuk alokasi olahraga prestasi.
"KONI Sumut mengusulkan Rp.21 M untuk persiapan Pra PON XIX hanya direalisasi Rp.6 M. Untuk operasional rutin KONI Sumut saja jumlah itu sangat kurang,"katanya, serbari Gus berharap ke depan Sumut bisa lebih PATEN dalam pembinaan olahraga. *Anda S.Rambe.