KONI ASAHAN - Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KONI 2023
Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KONI 2023
JAKARTA (Asah) - Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Tahun 2023 resmi dibuka oleh Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letnan Jenderal TNI (Purn) Marciano Norman, di Hotel Sultan, Jakarta pada Hari Minggu tanggal 12 Maret 2023.
Rakernas KONI Tahun 2023 diikuti 38 KONI Provinsi termasuk 4 Daerah Otonomi Baru (DOB), 72 induk cabang olahraga dan organisasi fungsional.
Rakernas tersebut bertema, “Sinergitas dan Soliditas Pemangku Kepentingan Olahraga Mengantar Atlet Meraih Juara”.
Ketum KONI Pusat Letnan Jendral TNI (Purn) Marciano Norman, mengatakan Tema itu adalah wujud pengabdian kita, wujud semangat kita kepada bangsa dan negara untuk olahraga Indonesia, ucap Ketum KONI Pusat.
“Mari kita berkontribusi untuk Merah Putih, semoga ini menjadi satu tanda bahwa olahraga ke depan akan semakin maju dan semakin lebih baik,” ungkap Ketum KONI Pusat
“Saya juga memohon dukungannya dari media untuk memperkuat Sport Intelligence dan perguruan tinggi untuk memperkuat Sport Science agar dapat memberikan nilai tambah kepada atlet kita, mari berkonsentrasi untuk membuka mata dunia bahwa prestasi atlet kita setara dengan negara yang saat ini merajai kejuaraan dunia ataupun Olimpiade,” katanya.
Beberapa keputusan Rakernas yakni :
- Pembentukan KONI Provinsi baru di Papua, antara lain Papua Selatan, Papua Barat Daya, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan.
- Menerima dua induk cabang olahraga yaitu olahraga beladiri campuran atau MMA dan Pickleball.
- Sepakat bersatu mengurus olahraga, berbagi dan saling menutupi kekurangan yang ada, serta memperkuat semua pemangku kepentingan yang ada.
Tak lupa, Ketum KONI Pusat mengajak seluruh pihak mendukung penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Tahun 2024 di Aceh-Sumatera Utara.
“Saya mohon dukungan Bapak/Ibu semua, karena dalam waktu dekat akan ada PON XXI/2024 Aceh-Sumut pada tanggal 8 hingga 20 September Tahun 2024, PON ini merupakan PON pertama yang akan diselenggarakan di dua Provinsi dan diikuti oleh 38 Provinsi seluruh Indonesia.
Saya berharap Panitia Besar PON (PB.PON) yang terlibat dapat terus berhubungan dengan KONI Pusat agar pelaksanaan PON XXI/2024 dapat lebih baik dibandingkan dengan sebelumnya,” jelas Ketum KONI Pusat.
Sesuai arahan Presiden Joko Widodo pada Rapat Terbatas (Ratas) bahwa PON XXI/2024 akan diikuti 38 provinsi. Artinya provinsi Daerah Otonom Baru (DOB) pemekaran provinsi Papua dan Papua Barat, akan mengikuti PON yang akan datang.
KONI Pusat pun segera membentuk KONI Provinsi di ke empat DOB tersebut, yang mana juga diundang dalam Rakernas KONI 2023.