KONI ASAHAN - Runner Up Piala Soeratin U15 PSSA Minta Maaf Ke Masyarakat Sumut
Runner Up Piala Soeratin U15 PSSA Minta Maaf Ke Masyarakat Sumut
KISARAN (Waspada): PSSA gagal mengemban misi juara, namun berhasil menjadi Runner Up Liga Remaja U-15 Piala PSSI (Soeratin), setalah dikalahkan oleh Jawa Barat (Tim Kota Bandung) laga Fnial di Satdion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (28/10).
Pada prinsipnya PSSA yang membawa nama Sumut, mampu menguasai jalannya pertandingan, namun di luar dugaan di menit 8, striker tim Kota Bandung Yadi Mulyadi, mampu memanfaatkan tendangan dari sisi kanan kotak finalty masuk di gawang, dan bola di luar jangkau kiper PSSA Raja Katulistiwa. Berselang tujuh menit, Jabar mampu menggandakan kedudukan melalui tendangan Ravil Shandyka Putra.
Tidak sampai di situ, di menit 19, Jabar menegaskan dirinya sebagai pemenang setelah, bola lambung yang gagal di tangkap Raja Katulitiwa, dan kesempatan itu dimanfaatkan dengan baik oleh Yadi Mulyadi.
Tapi pada menit 22, PSSA mendapat harapan, Iryanto Wandik menyarangkan bola di gawang Jabar, setelah memanfaatkan asist Bagus Kahfi. Sehingga di babak ini berakhir kedudukan menjadi 3-1.
Setelah turun minum, PSSA lebih ngotot dan mampu menguasai pertandingan, namun sayang peluang emas tidak mampu dimanfaatkan dengan baik. Alhasil Jabar menyerang balik, dan kembali Yadi Mulyadi, mampu meloloskan dari jebakan offside, dan mampu hat-trick di menit 71 dan dengan meudah menendang bola di gwanga PSSA, sekaligus mengukuhnya diri sebagai juara. Tertinggal jauh PSSA tetap berusaha, namun sayang upaya itu gagal setelah peluit panjang terdengar, tanda permianan usai. Akibatnya Jabar mampu membawa pulang gelar juara pertama, setelah menundukkan PSSA 4-1.
"Walaupun kalah, namun saya pribadi sangat puas, dikarenakan tim sudah maksimal berlaga," jelas Ketua Askab PSSI Asahan Armen Margolang.
Menjadi Runner UP, sudah cukup membanggakan, dikarenakan sebahagian tim PSSA lagi berlaga di Football Barcelona Cup, Spayol. Oleh sebab itu kekuatan tim terbagi dua.
"Kami mohon maaf kepada masyarakat Sumut, dan khususnya Asahan belum bisa membawa Piala Soeratin ke Sumut. Tahun depan kita akan upayakan lagi," jelas Armen. (a15/B)