KONI ASAHAN - Sejarah Sambo, Seni Bela Diri dari Rusia
Sejarah Sambo, Seni Bela Diri dari Rusia
Sambo adalah olahraga atau seni bela diri yang berasal dari Rusia yang populer pada tahun 1940- an. Sambo merupakan singkatan dari Samozashchita Bez Oruzhia yang artinya pertahanan diri tanpa senjata. Saat ini Sambo banyak digunakan untuk seni bela diri militer tentara Rusia.
Cabang bela diri ini dipandang efektif karena dapat mengombinasikan lima teknik bela diri sekaligus seperti jujitsu, judo, gulat, savate dan tinju. Dengan mengandalkan kontrol serta kuncian kaki hingga menjatuhkan lawan main dengan serangan yang cepat.
Olahraga ini dipopulerkan oleh Vasily Oshchepkov pada 6 Januari 1893 di Alexandrovsky Post. Vasily Oshchepkov pernah dikirim Seminari Ortodoks Tokyo Jepang oleh orang tuanya sekitar tahun 1907.
Kemudian, Judo masuk dalam kurikulum seminari yang diajarkan oleh Okamoto Yoshiro. Oshchepkov dan temannya mulai menunjukkan kemampuan yang dimiliki mereka yang kemudian mulai diundang ke Institut Kodokan yang berada di pusat komunitas Judo dunia.
Namun, Judo dinilai sebagai olahraga yang kasar sehingga mereka harus mempraktikan seni bela diri tersebut melawan negara-negara yang pernah berperang dengan Rusia. Kemampuan yang dimiliki Oshchepkov tersebut mengantarkannya sebagai siswa Rusia yang dinyatakan lulus dari Kodokan dan seminari dengan nilai yang memuaskan.
Selanjutnya, pada tahun 1917, Oshchepkov menjadi salah satu pihak yang pertama kali menyelenggarakan kejuaraan Judo Internasional tepatnya di Otaru-city Commercial High School.
Namun, pada tahun 1926 ia harus kembali ke Rusia dan mulai mempromosikan olahraga tersebut. Pada tahun 1929, Oshchepkov menjadi pelatih Judo di klub olahraga utama Tentara Merah, kemudian ia pindah ke Institut Pendidikan Fisik Moskow (Moscow Physical Education Institute).
Oshchepkov berhasil mempopulerkan olahraga ini di kalangan masyarakat Rusia dan mulai mengadaptasinya dengan realitas yang ada di negara Rusia dan mengombinasikannya dengan teknik-teknik beladiri lainnya hingga terbentuk cabang olahraga Sambo.
JENIS JENIS OLAHRAGA SAMBO
Olahraga Sambo mempunyai lima jenis variasi yang berbeda kegunaannya, yaitu:
Freestyle Sambo, variasi ini menggunakan teknik mencekik, teknik ini awalnya dilarang dalam olahraga Sambo.
Combat Sambo, variasi ini tidak hanya menggunakan gerangan mengunci melainkan juga menggunakan senjata, sehingga variasi Sambo ditujukan untuk kegiatan militer.
Sambo Khusus, variasi ini dirancang khusus untuk unit dengan serangan yang memiliki serangan yang cepat.
Bela Diri Sambo, variasi ini menggunakan teknik yang umum untuk dipelajari dalam cabang olahraga bela diri dengan memanfaatkan metode serangan agresi lawan yang hampir mirip dengan olahraga Jujitsu dan Aikido.
Olahraga Sambo, variasi ini mirip dengan Judo yang bertujuan untuk menjatuhkan serta mematahkan pertahanan lawan main dengan mengizinkan semua jenis kuncian misalnyan kuncian kaki.
SEJARAH MASUKNYA SAMBO DI INDONESIA
Cabang olahraga Sambo mulai dikenal di Indonesia sekitar tahun 2007 yang dipopulerkan oleh Aji Kusmantri yakni Pengurus Besar Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PB PJSI).
Olahraga ini pertama kali diperkenalkan di Universitas Trisakti sekitar tahun 2008. Bersama Gerard Lim (Singapore Sambo) cabang olahraga beladiri ini pun mulai popular di kalangan anggota Perkumpulan Judo Universitas Trisakti. Awalnya, olahraga ini kurang disambut dengan baik di Indonesia. Pasalnya sosialisasi akan olahraga Sambo dianggap masih kurang.
Namun, secara perlahan olahraga ini mulai memiliki banyak peminat dan mulai menjadi induk organisisi resmi yang dinamakan dengan Pengurus Besar Persatuan Sambo Indonesia (PB PERSAMBI). Sejumlah atlet berprestasi bahkan berhasil menyumbangkan medali bagi Indonesia dalam ajang turnamen yang taraf Internasional.