KONI ASAHAN - Touring Cycling Club Medan di Asahan
Touring Cycling Club Medan di Asahan
KISARAN (Asah): Sekitar empat puluhan pesepeda, dari Medan Cycling Club (MCC) yang menggelar touring ke bumi Asahan, menyempatkan diri singgah dan bermalam di Kantor KONI Asahan, di Jalan Ahmad Yani, komplek perkantoran SKPD Pemkab Asahan, Sabtu (5/9/2015).
Kedatangan rombongan MCC yang dikomandoi Ady Susanto, dan A Hadi Said, masing-masing sebagai Ketua dan Sekretaris MCC, disambut hangat pengurus KONI Kabupaten Asahan, yang dipimpin Ketua Umum KONI Asahan, Nurkarim Nehe SE, M.SP didampingi Syaril Sam Rao, Hidayat Afif SH, Anda Rambe, Khairudin, dan Bambang Sujarwo, Juli Emri dan sejumlah pengurus KONI lainnya.
Dalam kesempatan kunjungan, yang diramu pertemuan silaturahmi itu, Ketua Umum KONI Asahan, Nurkarim Nehe menyampaikan apresiasinya kepada rombongan MCC. Karim menilai, kunjungan tersebut membuktikan betapa solidaritas, dan soliditas antar insan pecinta olahraga begitu merekat.
“Adalah sebuah kebanggan bagi kami, atas kunjungan rekan-rekan MCC ke KONI Asahan. Secara hierarki organisasi, benar, jika gaweean MCC ini bukan domain KONI. Tapi, ini membuktikan bahwa insan olahraga begitu solid,” ujarnya.
Secara pribadi, maupun organisasi, Nurkarim Nehe berharap touring yang digelar MCC mendatangkan feed back postif untuk perkembangan olahraga, khususnya olahraga bersepeda di Asahan. “Kami berharap, lewat kegiatan ini, rekan-rekan bisa ikut mengkampanyekan manfaat berolahraga bagi warga, khususnya warga di Asahan yang dilalui para peserta touring.
Tujuannya jelas, untuk melahirkan masyarakat yang sehat dan gemar berolahraga. Itu misi kita bersama,” tegasnya, disambut aplaus dari para anggota MCC.
Sementara, Ady Susanto, Ketua MCC, didampingi sekretarisnya, A Hadi Said juga mengaku sangat berbangga dengan sambutan hangat dari keluarga besar KONI Asahan. “Jujur kita tidak menduga sambutan dari rekan-rekan di KONI begitu hangat. Padahal, jadwal kita tiba di Kisaran sudah molor dari yang direncanakan. Tapi, ini memang luar biasa,” kata Said.
Berbicara mengenai klub MCC, dalam kesempatan tersebut, Said memberi penjelasan singkat mengenai klub tersebut. Dia mengisahkan, MCC, bisa dikategorikan sebagai pionir klub sepeda di Kota Medan. Jauh sebelum olahraga bersepeda kembali booming, klub ini, katanya sudah eksis sejak 26 Desember 1996 silam.
“Boleh dikatakan, MCC adalah klub sepeda tertua di Medan, bahkan di Sumatera Utara,”ujarnya. Mengenai touring Asahan kali ini, Ady Susanto, dan Said menjelaskan, kegiatan ini merupakan kalender bulanan klub yang bermarkas di Jalan Bahagia, Bajak VI Kota Medan ini. Dalam agenda klub, kata dia, MCC menjadwalkan menggelar tour ke sejumlah daerah secara berkala. “Sebelumnya, kita sudah dari Takengon, Pulau Kampai. Kalau Samosir, sudah sering sekali ya,” tukasnya lantas tertawa.
Kegiatan ini, sebut dia digelar bukan tanpa tujuan. Selain berorientasi untuk menikmaati keindahan alam Sumatera Utara, dalam setiap touring yang digelar, mereka berharap bisa menyampaikan pesan sosial bernilai positif bagi masyarakat. Yakni, membiasakan diri berolahraga untuk kehidupan yang sehat. “Tujuan utamanya tentu kita berharap semua masyarakat mencintai olahraga,”tandasnya.
Disinggung mengenai rute yang bakal dilalui dalam touring Asahan ini, Said memaparkan, touring yang dimulai Sabtu 5 September ini, dimulai dari simpang pos polisi Limapuluh, Batubara. Dari sana, rombongan gowes bersama menuju kawasan Tanjung Tiram, lalu Simpang Sei Bejangkar, dan berakhir di kantor KONI Asahan. “Untuk rute lanjuta, dari kantor KONI ini, kami akan gowes bareng menuju Tanjungbalai via Simpang Kawat, dan kembali ke Kisaran lewat Air Joman. Nah, dari Kisaran kami akan kembali ke Medan dengan kereta api, “ tukasnya.
Masih di tempat yang sama, Ketua ISSI Kabupaten Asahan, Ady P Parlaungan Pasaribu saat diwawancarai mengaku mengaprsiasi kegiatan touring ini. Dia berharap, lewat kegiatan MCC ini, kampanye hidup sehati yang digalakkan oleh pemerintah lewat dunia olahraga dapat terlaksa.
“Selain itu, tentunya kita berharap, semua agenda yang dilakukan MCC di daerah ini berjalan sukses, dan tidak ada hambatan sampai nantinya kembali ke Medan,” tandasnya.(Edwin Garingging)