KONI ASAHAN - Trio Eks Timnas U-16 Bukan Amunisi Baru PSSA
Trio Eks Timnas U-16 Bukan Amunisi Baru PSSA
Mungkin banyak yang terkejut atau bertanya-tanya kenapa tiga nama pemain eks Timnas Indonesia U-16 yang tersohor namanya lewat penampilan gemilang di Piala AFF U-16 dan Piala Asia U-16 tahun 2018 ada di barisan skuad tim PSSA Asahan.
Apalagi, ketiga pemain ini seolah menjadi magnit untuk menarik ribuan penonton menyaksikan PSSA Asahan setiap kali bertanding di Stadion Mutiara Kisaran dalam kompetisi Piala Soeratin U-17 Provinsi Sumut tahun 2018.
Manajer PSSA Asahan, Armen Margolang SP, tidak menampik jika banyak masyarakat, khususnya di luar Asahan yang bertanya-tanya bagaimana ketiga mantan anak didik pelatih Fachry Husaini itu bisa memperkuat tim Naga Berkisar Junior. Namun khusus masyarakat Asahan, tentu sudah mengetahuinya.
Ketiga pemain dimaksud adalah David Maulana, Amiruddin Bagus Kaffi, dan Amiruddin Bagas Kaffa. Ketiganya memang selalu menjadi pusat perhatian publik sepakbola Tanah Air saat menjuarai Piala AFF U-16 dan membawa Indonesia ke babak delapan besar Piala Asia U-16 sebelum langkahnya dihentikan Australia.
"Perlu kami jelaskan bahwa David, Bagas, dan Bagus ini bukan amunisi baru di PSSA Asahan. Ketiganya sudah bersama PSSA jauh sebelum membela Timnas U-16 di Piala AFF dan Piala Asia," ujar Armen Margolang yang juga Ketua Fraksi PDIP DPRD Asahan ini, Selasa (16/10).
Dijelaskan Armen, David, Bagas, dan Bagus sudah bersama PSSA sejak tampil di Piala Soeratin U-15 tahun 2017, di mana PSSA saat itu berhasil mengukir sejarah tampil di babak final Nasional di Sleman, DIY, sebelum akhirnya harus puas menjadi runner-up. Sebelumnya, PSSA U-15 juga menjuarai Singa Cup di Singapura.
"Sukses PSSA ke final Piala Soeratin U-15 tahun 2017 inilah yang membuat tiga pemain kami (David, Bagas, Bagus) dilirik Coach Fachry Husaini untuk seleksi di Timnas U-16, hingga akhirnya ketiganya menjadi tulang punggung skuad Garuda Asia," ucap Armen yang juga Exco Asprov PSSI Sumut.
Jadi, lanjut Armen, justru PSSA Asahan-lah yang ikut mengembangkan bakat dan kemampuan ketiga pemain tersebut. "Jadi bukan PSSA yang tiba-tiba memboyong ketiga pemain itu, melainkan ketiganya memang sudah lama bersama PSSA yang selama ini membela Timnas U-16," jelasnya.
Setelah Timnas Indoneua U-16 gagal ke semifinal Piala Asia untuk mendapatkan satu tiket ke Piala Dunia U-17 tahun 2019, lanjut Armen, barulah David yang asal SSB Putra Tembung Prima (PTP), Bagas, dan Bagus kembali memperkuat PSSA yang saat ini telah memastikan tiket semifinal Piala Soeratin U-17 Provinsi Sumut tahun 2018.
"Sejauh ini David, Bagus, dan Bagas telah memberikan kontribusi maksimal untuk PSSA di Piala Soeratin U-17 Sumut. Ketiganya mulai bergabung sejak babak 12 Besar. Mudah-mudahan ketiganya bisa membantu PSSA menjuarai Piala Soeratin U-17 Sumut tahun ini dan tampil di babak Nasional," pungkas Armen.
Trio Eks Timnas U-16 Bukan Amunisi Baru PSSA
Mungkin banyak yang terkejut atau bertanya-tanya kenapa tiga nama pemain eks Timnas Indonesia U-16 yang tersohor namanya lewat penampilan gemilang di Piala AFF U-16 dan Piala Asia U-16 tahun 2018 ada di barisan skuad tim PSSA Asahan.
Apalagi, ketiga pemain ini seolah menjadi magnit untuk menarik ribuan penonton menyaksikan PSSA Asahan setiap kali bertanding di Stadion Mutiara Kisaran dalam kompetisi Piala Soeratin U-17 Provinsi Sumut tahun 2018.
Manajer PSSA Asahan, Armen Margolang SP, tidak menampik jika banyak masyarakat, khususnya di luar Asahan yang bertanya-tanya bagaimana ketiga mantan anak didik pelatih Fachry Husaini itu bisa memperkuat tim Naga Berkisar Junior. Namun khusus masyarakat Asahan, tentu sudah mengetahuinya.
Ketiga pemain dimaksud adalah David Maulana, Amiruddin Bagus Kaffi, dan Amiruddin Bagas Kaffa. Ketiganya memang selalu menjadi pusat perhatian publik sepakbola Tanah Air saat menjuarai Piala AFF U-16 dan membawa Indonesia ke babak delapan besar Piala Asia U-16 sebelum langkahnya dihentikan Australia.
"Perlu kami jelaskan bahwa David, Bagas, dan Bagus ini bukan amunisi baru di PSSA Asahan. Ketiganya sudah bersama PSSA jauh sebelum membela Timnas U-16 di Piala AFF dan Piala Asia," ujar Armen Margolang yang juga Ketua Fraksi PDIP DPRD Asahan ini, Selasa (16/10).
Dijelaskan Armen, David, Bagas, dan Bagus sudah bersama PSSA sejak tampil di Piala Soeratin U-15 tahun 2017, di mana PSSA saat itu berhasil mengukir sejarah tampil di babak final Nasional di Sleman, DIY, sebelum akhirnya harus puas menjadi runner-up. Sebelumnya, PSSA U-15 juga menjuarai Singa Cup di Singapura.
"Sukses PSSA ke final Piala Soeratin U-15 tahun 2017 inilah yang membuat tiga pemain kami (David, Bagas, Bagus) dilirik Coach Fachry Husaini untuk seleksi di Timnas U-16, hingga akhirnya ketiganya menjadi tulang punggung skuad Garuda Asia," ucap Armen yang juga Exco Asprov PSSI Sumut.
Jadi, lanjut Armen, justru PSSA Asahan-lah yang ikut mengembangkan bakat dan kemampuan ketiga pemain tersebut. "Jadi bukan PSSA yang tiba-tiba memboyong ketiga pemain itu, melainkan ketiganya memang sudah lama bersama PSSA yang selama ini membela Timnas U-16," jelasnya.
Setelah Timnas Indoneua U-16 gagal ke semifinal Piala Asia untuk mendapatkan satu tiket ke Piala Dunia U-17 tahun 2019, lanjut Armen, barulah David yang asal SSB Putra Tembung Prima (PTP), Bagas, dan Bagus kembali memperkuat PSSA yang saat ini telah memastikan tiket semifinal Piala Soeratin U-17 Provinsi Sumut tahun 2018.
"Sejauh ini David, Bagus, dan Bagas telah memberikan kontribusi maksimal untuk PSSA di Piala Soeratin U-17 Sumut. Ketiganya mulai bergabung sejak babak 12 Besar. Mudah-mudahan ketiganya bisa membantu PSSA menjuarai Piala Soeratin U-17 Sumut tahun ini dan tampil di babak Nasional," pungkas Armen.David Maulana, Amiruddin Bagus Kaffi, dan Amiruddin Bagas Kaffa, foto bersama Manajer PSSA Asahan, Armen Margolang SP,