KONI ASAHAN - Tuan Rumah Porwilsu, Kapolres Peringatkan KONI Asahan
Tuan Rumah Porwilsu, Kapolres Peringatkan KONI Asahan
KISARAN (Waspada): Kapolres Asahan AKBP Yemi Mandagi memperingatkan KONI Asahan sebagai tuan rumah Porwilsu untuk netral dalam penyelenggaraan tuan rumah Porwilsu Wilayah II, mengingat agar menghindari kegiatan politik aktif dan pasif, mengingat Pilgubsu sudah diambang mata.
Peringatan itu diberikan Kapolres Asahan saat menerima audiensi KONI Asahan, Senin (2/4) terkait persiapan Tuan Rumah Porwilsu dan peminjaman Lapangan Adhi Pradana Polres Asahan Polres Asahan untuk pertandingan tinju "Lapangan Adhi Pradana itu milik Polri.
Kami minta KONI Asahan bila menggunakannya untuk Porwil bisa menghindarkan kegiatan berbau politik, karena hal itu dilarang oleh Undang-Undang," jelas Yemi. Yemi mengatakan, bahwa Polri dan sarana dan prasarananya dilarang digunakan untuk kegiatan politik aktif dan pasif, oleh sebab itu KONI Asahan sebagai tuan rumah Porwil harus bisa mewaspadai, dan bisa mencegahnya sedini mungkin. "Kita sebagai aparatur negara harus bersikap netral.
Kita minta juga KONI demikian. Kami tidak mau, bila Lapangan Adhi Pradana diberi izin dipakai, di tengah pertandingan terpaksa kami hentikan kalau ada kegiatan berbau politik," jelas Yemi. Sedangkan Ketua KONI Asahan Nurkarim Nehe, didampingi Sekretaris Efi Irwansayah Pane, Bendahara Widya Sastra dan pengurus KONI lainnya, menegaskan bahwa panitia telah mewaspadai kegiatan politik di Porwilsu, sehingga baik itu spanduk dan lainnya dilarang di lokasi arena. "Kami telah mewasapadai hal itu, kami akan meminta bantuan Paswaslih dan KPU, untuk berusaha menutup ruang kegiatan berbau politik di Porwilsu. Kami harus bersikap netral, untuk kebaikan bersama," jelas Nehe.